BPAN LAI Kalteng Sayangkan Gedung Pertemuan Tambun Bungai Tidak Terawat

BPAN LAI Kalteng Sayangkan Gedung Pertemuan Tambun Bungai Tidak Terawat
Kondisi Gedung Pertemuan Tambun Bungai Yang Tidak Terawat

PALANGKA RAYA – Keberadaan Gedung Pertemuan Tambun Bungai yang terletak di jalan Ahmad Yani Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tidak terawat dan terbengkalai. Rumput di halaman depan dan halaman parkir tidak pernah dipotong dan tidak ada perawatan. Kabel lampu yang biasanya untuk memperindah bangunan berserakan di jalan dan sampah dibiarkan berserakan.

Hal ini terungkap saat Dewan Pimpinan Daerah Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (DPD BPAN LAI) Provinsi Kalimantan Tengah, ingin menggunakan Gedung Pertemuan Tambun Bungai untuk Pelantikan Kepengurusan DPD BPAN LAI Kalteng, tanggal 14 November 2020.

Sekretaris DPD BPAN LAI Kalteng, Ducun Umar, menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah Kota Palangka Raya dan Provinsi Kalteng terhadap aset – aset Negara yang tidak terurus dan tidak terawat seperti Gedung Tambun Bungai. Saat tim BPAN LAI Kalteng melihat kedalam bangunan tersebut, plapon banyak yang bolong dan dinding bangunan banyak cat yang kubas.

“Sangat disayangkan bangunan Gedung Pertemuan Tambun Bungai ini tidak terawat dengan baik oleh Pemerintah Kota Palangka Raya dan Pemprov Kalteng. Seharusnya ada pengelolaan yang baik, apabila pemda dan pemprov tidak mampu untuk mengelola diserahkan kepihak swasta atau kalau perlu BPAN LAI Kalteng siap mengelola bangunan ini, baik untuk kegiatan seni dan kepemudaan,” kata Ducun Umar kepada media ini, Jumat (29/10/20).

Ditemani pengurus Bangunan Gedung Pertemuan Tambun Bungai, yang tidak ketahui namanya, menceritakan bahwa sudah lama Gedung tersebut tidak terurus, hal ini karena status kepemilikan gedung masih belum jelas antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan juga kabel listrik gedung di dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Gedung ini lama sudah terbengkalai, hal ini oleh status kepengurusan dan pengelolaannya masih belum jelas antara Pemkot Palangka Raya dan Pemprov Kalteng, yang sudah jelas hanya stadion diambil alih oleh pihak Pemprov Kalteng,” jelas tenaga Honore ini.

“Lampu gedung hanya hidup sebelah, ini oleh ada orang yang mencuri kabel listrik dan sekarang perkaranya sudah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palangka Raya,” terang Penjaga Gedung Tambun Bungai.

Melihat keadaan ini, DPD BPAN LAI Kalteng, akan mencoba berkoordinasi ke pihak terkait, Pemkot Palangka Raya dan Pemprov Kalteng untuk penangganan dan pengelolaannya. Sehingga diharapkan jangan ada Aset milik Negara yang terbengkalai.

“Sebagai Lembaga yang khusus untuk memantau aset – aset Negara, jangan ada lagi bangunan terbengkalai dan tidak terurus seperti Gedung Tambun Bungai ini, DPD BPAN LAI Kalteng akan mencoba berkoordinasi kepihak terkait untuk mencari solusi agar secepatnya diperhatikan dan diperbaiki gedung Tambun Bungai, supaya bisa dipergunakan seperti biasanya,” papar Sekretaris DPD BPAN LAI Kalteng, Ducun Umar.

(//indra)