Di Tengah Pandemi Covid-19, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Tetap Beri Ruang bagi Pekerja Seni untuk Berkarya

Di Tengah Pandemi Covid-19, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Tetap Beri Ruang bagi Pekerja Seni untuk Berkarya

PALANGKA RAYA - Pekerja seni dan budaya dituntut berinovasi serta beradaptasi dengan perubahan saat ini. Terutama didorong untuk tetap berkarya, meskipun dalam masa pandemi Covid-19. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah mengungkapkan, pihaknya mempunyai program tersendiri untuk membantu para pekerja seni dan budaya. Terutama memberikan ruang bagi pekerja seni dan budaya untuk dapat terus menampilkan karyanya di tengah pandemi saat ini. 

"Pemprov Kalteng melalui Disbudpar telah memberikan ruang seluas-luasnya bagi pekerja seni dan budaya untuk dapat berkreasi, berinovasi dalam menyalurkan ragam kegiatannya, walaupun di tengah pandemi," ujar dia, Sabtu (1/8/2020).

Pihaknya, ucap Guntur, selalu mendorong para pekerja seni dan budaya untuk dapat menelurkan beragam kegiatan, sehingga mereka tetap memiliki nilai tambah meskipun sedikit banyak terdampak dari meluasnya penyebaran Covid-19.

"Sebut saja UPT Taman Budaya telah menyediakan panggung teater maupun pertunjukan. Silakan para pekerja seni dan budaya memanfaatkan itu," jelas dia.

Tidak cukup itu saja sebut Guntur, para pekerja seni dan budaya juga bisa memanfaatkan gedung pameran di UPT taman Budaya, lalu Aula Museum Balanga.

"Secara prinsip kegiatan seni dan budaya maupun kearifan lokal sudah mulai diperkenankan beraktivitas, dengan catatan wajib memenuhi protokol kesehatan," ujar dia.  

Menurut Guntur, sejak pandemi Covid-19 merebak, pemerintah pusat hingga daerah sangat memperhatikan keberlangsungan para pekerja seni dan budaya.

Sejumlah program bantuan sosial (bansos), baik yang dikucurkan dari pusat maupun daerah, terus dijalankan bagi pelaku seni dan budaya "Intinya, pemerintah tetap memperhatikan keberlangsungan para pekerja seni dan budaya," tutup dia. (***)