Tragis! Tidak Ada Bidan, Warga Desa Katanjung Kapuas Meninggal

Tragis! Tidak Ada Bidan, Warga Desa Katanjung Kapuas  Meninggal

KAPUAS - Tambri (60), warga Desa Katanjung Kecamatan Mentangai Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menceritakan kesedihannya kepada media ini, Minggu (27/08/20) saat berkunjung kedesanya, Katanjung, Kapuas.

Anaknya, Angriah (23) meninggal dunia sesaat setelah melahirkan anaknya ke 4 (empat), hal ini diakibatkan pendarahan saat melahirkan.

Keterbatasan tenaga medis (Bidan) dan obat - obatan di desanya, melatarbelakangi sehingga nyawa anaknya tidak terselamatkan dan bersyukur cucunya masih bisa hidup.

Jarak dari desanya (Katanjung) ke ibukota Kecamatan Mentangai cukup jauh, sekitar satu setengah jam perjalanan mengunakan perahu kelotok, untuk mendapatkan tenaga medis yang diharapkan.

"Sangat sedih meninggalnya anak kami, Angriah, sesaat setelah melahirkan," ungkap Tambri yang juga menjabat Ketua RT II didesanya.

Angriah meninggal dunia, bulan Juni 2020 silam, sesaat setelah melahirkan anaknya, almarhum meninggal dunia diakibatkan pendarahan.

"Tenaga Bidan dikampung kami ini tidak ada, pernah ada tapi cuma sebentar saja, sehingga anak saya kemarin ditangani oleh bidan kampung biasa dan obat - obatan tidak ada," tutur Tamrin sedih, menunjukan foto anaknya.

Harapannya, agar pemerintah daerah Kabupaten Kapuas dan Provinsi Kalteng, bisa lebih memperhatikan desa - desa yang minim tenaga kesehatan khususnya tenaga Bidan, agar permasalahan yang dialami oleh Tamrin, jangan terulang lagi dikemudian hari.

(**/indra)